Bekali Mahasiswa Digital, Microsoft Indonesia Mulai Program SIB

Bekali Mahasiswa Digital, Microsoft Indonesia Mulai Program SIB Microsoft Indonesia secara resmi meluncurkan program Microsoft Certified Independent Research (SIB) untuk membantu mahasiswa menjadi lebih kompetitif dalam berkarya di era digital.

Bekali Mahasiswa Digital, Microsoft Indonesia Mulai Program SIB

Gsebsscresult2018 – Di bawah program Microsoft SIB, 1.121 mahasiswa dari 235 kampus di Indonesia bersiap untuk lebih kompetitif di dunia kerja dengan sertifikasi kompetensi digital di bidang produktivitas, cloud, data, dan AI.

Baca Juga : Mahasiswa UGM Bikin Alat Penyimpanan Vaksin Covid-19

Siswa yang berpartisipasi dalam program ini dipilih dari 6.000 siswa yang terdaftar. Proses seleksi mempertimbangkan keragaman jurusan mahasiswa, memungkinkan untuk pengembangan kapasitas digital yang komprehensif dan penggunaan teknologi dapat diterapkan pada berbagai disiplin ilmu.

Berjalan sebagai bagian dari inisiatif kampus mandiri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), program ini lulus berdasarkan akreditasi pada akhir masa studi dan mengkonversi 20 sks biaya kuliah mahasiswa. Mirip dengan proyek klimaks yang mereka selesaikan pada bulan Desember.

Direktur Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek mengatakan Indonesia sendiri membutuhkan 9 juta talenta digital pada 2035, atau sekitar 600.000 talenta digital setiap tahunnya.

Dalam melaksanakan program tersebut, mahasiswa akan dibantu oleh tenaga kependidikan profesional yang ditunjuk oleh Microsoft Indonesia, MIC Enterprise, selama empat bulan.

Pendampingan dilakukan melalui kelas virtual dan penugasan proyek yang dirancang untuk memenuhi tantangan/kebutuhan industri saat ini.

Baca Juga : Sejarah Sorbonne University of Paris

Misalnya, kelas produktivitas memanfaatkan Microsoft 365 untuk menugaskan siswa menemukan solusi teknis untuk masalah bisnis.

Kemudian meminta siswa untuk merancang sistem manajemen pembelajaran yang dihosting dalam bentuk situs web VM atau Azure di kelas cloud. Kelas data dan AI meminta siswa untuk menerapkan solusi Cortana Intelligence Suite atau Layanan Kognitif untuk mengembangkan dasbor yang memanfaatkan kecerdasan buatan.

Dalam jangka pendek, kelas dan proyek yang ditawarkan akan meningkatkan kemungkinan siswa lulus sertifikasi Microsoft, kata Ning Qulyati, manajer komunitas dan pendidikan di MIC Enterprise. Di sisi lain, dalam jangka panjang, sertifikasi akan membuat Anda lebih kompetitif di dunia kerja.

Dengan perkembangan industri, akreditasi menjadi nilai nyata karena dapat memberikan gambaran tentang keterampilan khusus pencari kerja dan menunjukkan kegigihan mereka dalam mengembangkan kekuatan profesional.

Bagi pengusaha, sertifikasi kurang penting karena memungkinkan mereka memperoleh berbagai keterampilan untuk membantu mereka mengembangkan bisnis, termasuk keterampilan teknologi untuk perusahaan yang dibangun dan berkembang di cloud.

Selain SIB, Microsoft bekerja sama dengan Kementerian Informatika dan Informatika untuk melaksanakan berbagai program pelatihan, antara lain melatih sekitar 2.000 orang di Akademi Profesional Beasiswa Digital Talent dan Fresh Graduate Academy.

Untuk itu, bekerja sama dengan 15 universitas negeri dan swasta untuk mempersiapkan akreditasi 3.300 mahasiswa (Januari-Juli 2021), dan bermitra dengan JA Asia Pacific dan Cloudswyft untuk 10.000 talenta Indonesia, termasuk pelatihan.

Selain kolaborasi yang dilakukan Microsoft dengan berbagai komunitas dan institusi, Microsoft juga menyertakan akses ke peluang untuk meningkatkan keterampilan digital dan memperoleh sertifikasi teknisnya sendiri melalui Indonesia Learning Microsoft Cloud. .. Sejak dibuka pada Oktober 2020, lebih dari 4.000 orang telah mengikuti berbagai program pelatihan yang ada, tergantung kebutuhan dan minat mereka.